(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong membalikkan keuntungan dari rally minggu lalu pada perdagangan hari Senin (13/4/2026) karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong kenaikan tajam harga minyak.
Indeks harian Hang Seng anjlok dari posisi tertinggi dalam 3 pekan dengan saham keuangan dan teknologi memimpin rally.
Sentimen di Hang Seng berada di bawah tekanan karena gagalnya perundingan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, bersamaan dengan pengumuman Washington tentang blokade Selat Hormuz.
Indeks Hang Seng ditutup turun 232 poin atau 0,9% dan ditutup pada 25.661, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,61% menjadi 8.602,06.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2026 bergerak positif dengan berakhir melonjak 3,43% menjadi 25948.
Secara sektoral, pelemahan saham teknologi dan perusahaan pialang yang berbobot besar membebani Hang Seng seperti Tencent Holdings (-2,9%), AIA Group Limited (-1,7%), Xiaomi Corporation (0,8%), Semiconductor Manufacturing (-1,9%), dan Meituan Class (-1,3%).



