(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (15/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia berupaya bangkit setelah terkoreksi 5 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,03% atau 5 poin ke level Rp 17.135 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.130. Rupiah terpantau bearish mencapai rekor harian terendahnya yang baru.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.130 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.135, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.135.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia berupaya bangkit setelah terkoreksi 5 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari 6 minggu terendahnya saat tertekan oleh harapan pasar atas kemungkinan kesepakatan AS – Iran dalam negosiasi diplomasi berikutnya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 98,16, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,10.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama menguat 33,617 poin (0,44%) ke level 7.709,568, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat di antara harapan pada kemungkinan negosiasi kedua Amerika dan Iran yang memicu turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan gain signifikan.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.150 – Rp17.010.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



