(Vibiznews – Index) – Rally saham di bursa Jepang berlanjut hingga menyentuh posisi rekor tertinggi buat salah satu indeks utamanya pada perdagangan hari Rabu (22/4/2026) di tengah gagalnya rencana putaran kedua perundingan perdamaian AS-Iran.
Indeks harian Nikkei ditutup naik ke posisi rekor tertinggi, namun indeks Topix lanjutkan pergerakan negatifnya.
Laporan media menunjukkan AS masih mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal Iran sekalipun Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
Dari laporan ekonomi, ekspor meningkat untuk bulan ketujuh berturut-turut karena permintaan yang kuat dari Tiongkok dan ekonomi ASEAN, meskipun surplus perdagangan mencapai 667 miliar yen, meleset dari perkiraan 1,1 triliun yen.
Indeks harian Nikkei naik 0,4% dan ditutup pada 59.586, namun untuk indeks Topix turun 0,67% menjadi 3.745.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 naik 0,78% pada posisi 59800.
Di antara saham-saham individual, kenaikan dipimpin oleh saham Kioxia Holdings (6,3%), SoftBank Group (8,5%), dan Advantest (2,6%), sementara penurunan yang signifikan terlihat pada Mitsubishi UFJ (-1,3%), Fast Retailing (-2,8%), dan Unitika (-6,9%) yang bebani Topix.



