(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang mencetak rekor terbaru pada perdagangan hari Rabu (3/6/2026) dengan indeks utama melesat tajam mengabaikan situasi geopolitik global.
Indeks harian Nikkei melonjak ke posisi psikologis baru atas kisaran 68000 poin didorong oleh aksi beli agresif pada saham-saham sektor teknologi, terutama yang terkait dengan infrastruktur dan ekosistem AI.
Optimisme seputar peluang terkait kecerdasan buatan (AI) lebih besar daripada kekhawatiran atas kurangnya kemajuan dalam negosiasi perdamaian AS-Iran.
Perusahaan-perusahaan Jepang terus memainkan peran penting dalam perluasan infrastruktur AI di seluruh dunia, memposisikan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan pesat sektor ini.
Indeks harian Nikkei melonjak lebih dari 2% dan ditutup pada 68.402, demikian untuk indeks Topix melonjak 1,83% menjadi 3.996,20.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 turun 0,49% pada posisi 66750.
Secara sektoral, kenaikan terbesar di sektor teknologi Nikkei diraih oleh produsen peralatan pembuatan chip Tokyo Electron dan pembuat peralatan pengujian semikonduktor Advantest, yang masing-masing melonjak 13,4% dan 5,1%.
Perusahaan-perusahaan berkinerja terbaik lainnya yang angkat Nikkei termasuk Kioxia Holdings (+0,7%), Fujikura (+9,3%), dan Furukawa Electric (+4,3%).



