Dolar AS Akhir Pekan Berakhir Turun Terpicu Harapan Kesepakatan Damai AS-Iran

60

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun tipis pada akhir pekan hari Jumat, terpicu penurunan permintaan safe haven dengan harapan akan kesepakatan jangka pendek AS-Iran untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.

Indeks dolar AS berakhir turun 0,11% pada 99,75.

Namun penurunan dolar AS terbatas dengan adanya kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun sebesar +2,2 basis poin pada hari Jumat, yang mendukung perbedaan suku bunga dolar.

Laporan pada akhir pekan hari Jumat menyatakan bahwa kesepakatan perdamaian sementara AS-Iran dapat ditandatangani paling cepat akhir pekan ini, mengakhiri permusuhan militer, membuka kembali Selat Hormuz, dan mengakhiri blokade AS terhadap Iran dan ekspor minyaknya.

Negosiasi kemudian akan dimulai pada isu-isu yang lebih sulit, seperti sanksi terhadap Iran, pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai $24 miliar, dan penyelesaian masalah nuklir Iran. Namun, Iran mengatakan para pemimpinnya masih perlu membuat keputusan akhir tentang kesepakatan perdamaian sementara yang diusulkan.

Kenaikan dolar AS juga mendapat dukungan dari data Indeks Sentimen Konsumen AS Juni Universitas Michigan naik +4,1 menjadi 48,9, yang lebih kuat dari ekspektasi kenaikan menjadi 46,0.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 bp pada pertemuan FOMC berikutnya pada 16-17 Juni sebesar 4%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun dengan harapan kesepakatan damai AS-Iran untuk mengakhiri perang. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 99,61-99,49. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,88-100,03.