(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (17/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menurun terbatas setelah melemah di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,28% atau 50 poin ke level Rp 17.745 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.695. Rupiah terpantau terkoreksi dari rally posisi 3 minggu terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.715 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.745, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.745.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun terbatas setelah melemah di sesi global sebelumnya; sekitar 1,5 minggu terendahnya menjelang rilis suku bunga the Fed serta meredanya tensi geopolitik yang mengurangi permintaan dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 99,50, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,54.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama terpantau melemah 52,497 poin (0,84%) ke level 6.202,469, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di antara turunnya harga minyak mentah dunia oleh rencana kesepakatan Amerika-Iran pada Jumat nanti, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan mixed.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.995 – Rp17.650.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







