(Vibiznews – Technology) Schneider Electric, mengumumkan kolaborasi strategis dengan Hon Hai Technology Group (Foxconn), untuk membantu mendefinisikan dan memperluas pengembangan data center AI generasi berikutnya.
Seiring dengan meningkatnya adopsi AI, kebutuhan terhadap infrastruktur digital mengalami perubahan yang signifikan. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian Foxconn dalam platform komputasi canggih, integrasi rak AI, dan manufaktur global dengan kepemimpinan Schneider Electric dalam sistem tenaga listrik, pendinginan, dan manajemen energi. Bersama-sama, kedua perusahaan bertujuan menghadirkan solusi terintegrasi yang siap diterapkan, sehingga pelanggan dapat membangun dan mengoperasikan infrastruktur AI dengan lebih cepat, efisien, dan terprediksi di berbagai wilayah. Produksi ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun ini.
“Dengan laju perkembangan AI yang sangat cepat, industri membutuhkan model baru dalam merancang, membangun, dan menyediakan infrastruktur,” ujar Young Liu, Chairman Foxconn. “Dengan menggabungkan keunggulan Foxconn dalam sistem AI dan manufaktur global dengan keahlian mendalam Schneider Electric di bidang energi dan kelistrikan, kami membuka jalan bagi pelanggan untuk menerapkan kapasitas AI dalam skala besar secara lebih cepat, cerdas, dan berkelanjutan.”
“Permintaan terhadap AI terus meningkat, dan seiring dengan berkembangnya skala komputasi, energi di baliknya menjadi faktor pendukung yang sangat fundamental,” ujar Ellya Cen, Business VP Data Center, Schneider Electric Indonesia. “Jika kita ingin meningkatkan skala AI secara bertanggung jawab, sistem-sistem ini harus saling terhubung. Di sinilah kecerdasan energi menjadi sangat penting. Di Schneider Electric, kami terus mengembangkan teknologi energi untuk membangun AI factory yang paling efisien dan berkelanjutan, dengan menghadirkan kemampuan kelistrikan atau daya, pendinginan, dan digital yang terintegrasi ke dalam data center AI. Melalui kerja sama dengan Foxconn, kami membantu pelanggan membangun kapasitas dengan kecepatan, resiliensi, dan efisiensi nyata, sebagai mitra teknologi energi bagi industri yang kini memasuki era kecerdasan.”
Melalui kolaborasi ini, Foxconn dan Schneider Electric akan bersama-sama mengembangkan arsitektur referensi generasi berikutnya untuk data center AI. Kemitraan ini juga akan mengeksplorasi berbagai inovasi dalam optimalisasi energi tertutup (closed-loop energy optimisation), sistem modular untuk kelistrikan dan pendinginan, serta kerangka desain yang terstandarisasi. Inisiatif ini akan menciptakan cetak biru AI factory yang dapat direplikasi, berkinerja tinggi, dan siap diterapkan secara global. Dengan menyelaraskan keunggulan manufaktur dan kecerdasan energi, kedua perusahaan meletakkan fondasi bagi kelas baru infrastruktur AI yang dirancang untuk dapat diskalakan, efisien secara bawaan, dan siap menjawab percepatan kebutuhan di era AI.








