Tiga Indeks Utama Jumat Berakhir Melemah Terpicu Aksi Jual Saham Teknologi dan Semikonduktor

62
index

(Vibiznews – Index) – Bursa Saham Wallstreet pada penutupan pasar hari Jumat berakhir melemah secara menyeluruh pada ketiga indeks utamanya. Aksi jual pada saham-saham teknologi dan semikonduktor membuat harga saham turun karena kekhawatiran investor terhadap tingginya valuasi kecerdasan buatan (AI) serta proyeksi laporan pendapatan yang mengecewakan. Imbal hasil dari Obligasi global kembali naik setelah ketegangan geopolitik yang memanas antara AS dan Iran memicu lonjakan harga minyak mentah Brent pada hari Jumat. Pasar modal juga tertekan oleh kekhawatiran bahwa tekanan inflasi di masa depan dapat menunda pelonggaran suku bunga bank sentral.

Indeks S&P 500 ditutup turun –1.02%, Indeks Nasdaq 100 ditutup turun –1.45% dan indeks Dow Jones Industrial ditutup turun –0.80%.

Menurunnya proyeksi pendapatan perusahaan ke depan membuat harga saham terkoreksi, meskipun sebagian perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pendapatan kuartalannya yang sesuai perkiraan, panduan ke depan (forward guidance) yang lemah memicu pesimisme.

Pengaruh sentimen makro ekonomi dan geopolitik menekan saham-saham. Lonjakan harga komoditas energi mengkhawatirkan pasar akan kembalinya ancaman inflasi. Data sentimen konsumen AS (preliminary) menunjukkan laju yang tertahan, memberikan sinyal kehati-hatian pada tingkat belanja konsumen kuartal berikutnya di tengah suku bunga yang masih membebani.

Saham-saham yang menggerakkan bursa hari Jumat:
Netflix (NFLX) ditutup turun tajam –11% pada hari Jumat, memimpin kerugian dari S&P 500 dan Nasdaq setelah perusahaan merilis proyeksi pelambatan pertumbuhan untuk kuartal ketiga yang berada di bawah konsensus pasar.
Saham-saham teknologi dan cip (chip) melemah karena aksi ambil untung pada hari Jumat, Nvidia (NVDA) turun lebih dari –4%, Advanced Micro Devices (AMD) turun lebih dari –3.5%, dan Broadcom (AVGO) ditutup turun lebih dari –3%.
Saham-saham sektor energi menguat merespon kenaikan harga minyak dunia, Exxon Mobil (XOM) naik +2.1% dan Chevron (CVX) ditutup naik +1.8%, memberikan sedikit penahan laju kerugian bagi Dow Jones.

T-notes pada hari Jumat mengalami tekanan dan imbal hasil T-note 10 tahun naik 4.5 bp menjadi 4.185%. Penurunan harga T-notes pada hari Jumat didorong oleh kekhawatiran lonjakan harga minyak akibat sentimen geopolitik yang dapat membuat The Fed menahan suku bunga lebih lama. Imbal hasil obligasi pemerintah Eropa juga ikut naik di pasar pada hari Jumat; imbal hasil UK gilt 10 tahun naik menjadi 4.05% dan imbal hasil German Bund naik menjadi 2.52% seiring sikap kehati-hatian Bank Sentral Eropa (ECB) terhadap lintasan inflasi di kawasan tersebut.

Analyst Vibiz Research Center pergerakan bursa Wall-Street akan sangat memperhatikan pengaruh rilis data laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan berkapitalisasi besar (megacap) minggu depan dan menantikan perkembangan sentimen geopolitik global.

Berikut adalah rincian kinerja tiga indeks utama pada penutupan terakhir:
Dow Jones Industrial Average: Melemah sekitar 0,8% ke kisaran 52.146.
S&P 500: Turun sekitar 1,0% ke level 7.475.
Nasdaq Composite: Mencatat penurunan terdalam, merosot sekitar 1,4% ke kisaran 25.520.