(Vibiznews – Index) Pasar saham Jepang, termasuk Indeks Nikkei 225, ditutup pada hari Senin, 20 Juli 2026, seiring dengan libur nasional memperingati Marine Day (Hari Laut) di negara tersebut. Oleh karena itu, tidak ada aktivitas maupun transaksi perdagangan yang berlangsung di bursa Tokyo hari ini.
Posisi Indeks Nikkei 225 saat ini tidak mengalami perubahan dan masih mengacu pada level penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (17/7), di mana indeks tercatat anjlok sebesar 2.694,42 poin, atau merosot 4,03%, dan ditutup pada level 64.141,12.
Karena absennya perdagangan hari ini, para pelaku pasar dan investor tengah menanti pembukaan kembali bursa pada hari Selasa besok. Pasar diperkirakan akan langsung merespons berbagai perkembangan sentimen global yang terjadi selama bursa Jepang libur, terutama pergerakan bursa Wall Street dan dinamika saham-saham sektor teknologi.
Pada perdagangan sebelumnya, bursa Tokyo mendapat tekanan jual yang sangat masif akibat kepanikan yang melanda saham-saham teknologi dan semikonduktor secara global. Perhatian pasar esok hari akan tertuju pada apakah indeks mampu mencetak rebound teknikal setelah kejatuhan tajam tersebut, atau justru melanjutkan tren koreksinya.
Selain menakar prospek sektor teknologi, investor juga akan kembali mencermati pergerakan nilai tukar yen terhadap dolar AS yang memengaruhi daya saing emiten eksportir. Di samping itu, perkembangan risiko geopolitik global, termasuk ketegangan di Timur Tengah, serta arah kebijakan moneter bank sentral akan tetap menjadi fokus utama yang membayangi arah pergerakan aset-aset berisiko di Jepang ke depannya.







