(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian Kospi pada perdagangan hari ini, Kamis, 17 September 2026, lebih dulu melihat penutupan bursa Korea Selatan pada sesi kemarin yang berhasil mencatatkan salah satu kenaikan harian terbesar di kawasan Asia, melonjak 1,37% atau 90,71 poin ke level 6.717,97. Sepanjang perdagangan Rabu kemarin, indeks sempat dibuka melemah tipis di 6.611,24 dan menyentuh titik terendah harian di 6.598,87, sebelum akhirnya berbalik arah secara masif akibat aksi rebound saham cip dan ditutup tepat di level tertingginya harian, berhasil memutus tren pelemahan beruntun dalam empat sesi sebelumnya.
Sebagai sentimen utama penggerak pasar hari ini, indeks Kospi diprediksi akan bergerak volatil dengan kecenderungan tertekan. Meskipun bursa Seoul sempat dibuka menguat tipis pagi ini memanfaatkan momentum domestik, bayang-bayang aksi jual massal di Wall Street semalam, terutama akibat sikap hawkish The Fed, tetap menjadi rem utama bagi pergerakan indeks secara keseluruhan.
Keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin disertai dengan pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang mengisyaratkan pengetatan lanjutan telah memicu lonjakan indeks Dolar AS. Akibatnya, nilai tukar won Korea Selatan berisiko melemah terhadap dolar, yang secara historis memicu aksi jual bersih oleh investor asing dari pasar ekuitas Seoul.
Saham-saham cip kelas berat seperti Samsung Electronics dan SK Hynix menjadi penentu arah KOSPI hari ini. Meskipun sektor teknologi global di Wall Street sedang tertekan akibat isu valuasi AI, ketahanan performa fundamental dan teknikal dua raksasa semikonduktor Korea ini diperkirakan akan menjadi benteng penahan koreksi indeks agar tidak merosot terlalu dalam. Di sisi lain, imbal hasil surat utang US Treasury tenor 10 tahun yang bertahan tinggi di kisaran psikologis 5% terus menekan valuasi aset berisiko di Asia, membuat investor global cenderung bersikap defensif dan memindahkan dana ke instrumen pendapatan tetap berdenominasi dolar AS yang lebih aman.
Meski demikian, aksi beli oleh dana pensiun dan lembaga keuangan lokal diproyeksikan kembali menjadi penopang pasar untuk meredam tekanan jual dari investor asing sepanjang sesi hari ini.
Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, berdasarkan data pergerakan sesi kemarin (High 6.717,97; Low 6.598,87; Close 6.717,97), berikut adalah rincian level Pivot Point, Support (S), dan Resistance (R) untuk perdagangan hari ini:
Kategori | Level | Kategori | Level
R3 | 6.876,77 | S1 | 6.638,57
R2 | 6.797,37 | S2 | 6.559,17
R1 | 6.757,67 | S3 | 6.519,47
Pivot | 6.678,27 | |
Rekomendasi dari analis Vibiz Research Center untuk perdagangan hari ini: indeks diproyeksikan akan menguji kekuatan level support di kisaran Pivot 6.678,27 hingga area 6.650, mengingat bursa berhasil ditutup di level tertinggi intraday kemarin sehingga pasar memiliki bantalan likuiditas domestik yang cukup kuat untuk menghadapi guncangan sentimen makro global dari AS hari ini.
Apabila resiliensi saham-saham semikonduktor unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mampu bertahan, indeks berpeluang menguji kembali resisten R1 6.757,67 dan melanjutkan penguatan menuju R2 6.797,37. Namun, apabila tekanan jual investor asing akibat sikap hawkish The Fed dan lonjakan yield obligasi global semakin meluas, indeks berisiko tertekan menembus Pivot 6.678,27 menuju support S1 6.638,57, bahkan berpotensi menguji S2 6.559,17. Investor disarankan tetap berhati-hati dan mencermati perkembangan arah kebijakan suku bunga global serta pergerakan nilai tukar won terhadap dolar AS sepanjang sesi hari ini.








