Indeks Kospi Selasa Berakhir Naik Terdukung Aksi Beli Saham Teknologi

37
kospi
kospi

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 22 September 2026. Indeks KOSPI melanjutkan tren bullish untuk hari kedua beruntun, ditopang oleh derasnya aliran modal masuk pada saham-saham sektor teknologi.

Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) ditutup melonjak 60,08 poin, atau menguat 0,86 persen, dan berakhir pada level 7.067,80. Indeks sempat melesat menyentuh level tertinggi harian di 7.094,33 pada paruh pertama perdagangan, sementara level terendah tertahan kokoh di 7.038,15 tanpa pernah menyentuh zona merah sepanjang hari.

Lonjakan tajam indeks Nasdaq sebesar 2,26 persen semalam yang dipimpin oleh rekor kapitalisasi pasar AMD dan meroketnya Meta sebesar 11 persen menjadi bahan bakar utama penguatan hari ini. Sebagai bellwether industri cip global, KOSPI menikmati aksi borong intensif dari investor asing pada saham-saham berbasis kecerdasan buatan.

Dua emiten dengan bobot terbesar terhadap indeks mencatatkan performa gemilang. Saham Samsung Electronics bergerak naik menembus area resistansinya, sementara SK Hynix ikut melaju kuat, mengapresiasi total kapitalisasi pasar bursa Seoul secara masif.

Sentimen risk-on regional turut tereskalasi positif setelah adanya laporan bahwa diskusi awal terkait tarif dan manajemen risiko kecerdasan buatan antara pejabat Washington dan Beijing di Shenzhen berjalan sukses. Sinyal stabilitas hubungan dagang ini meredakan kecemasan emiten manufaktur berorientasi ekspor Korea Selatan.

Harga minyak mentah dunia Brent yang merosot hingga empat hari beruntun ke kisaran USD 100 per barel turut memberikan angin segar tambahan. Bagi Korea Selatan yang merupakan negara importir energi berat, penurunan biaya komoditas energi ini sangat membantu memperlebar margin profitabilitas korporasi domestik, melengkapi kombinasi sentimen positif yang mengangkat KOSPI pada penutupan perdagangan hari ini.