Rekomendasi Harian Indeks Kospi 24 September 2026

41
kospi

(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian Kospi pada perdagangan hari ini, Kamis, 24 September 2026, terlebih dahulu melihat penutupan sesi sebelumnya yang mencatatkan kelanjutan tren positif. Pada perdagangan hari Rabu kemarin, 23 September 2026, indeks KOSPI ditutup menguat untuk hari keempat berturut-turut dengan kenaikan 0,90% atau bertambah 63,01 poin ke level 7.080,92. Sepanjang perdagangan kemarin, indeks sempat melesat menyentuh level tertinggi di 7.153,99 pada awal sesi sebelum terpangkas ke level terendah harian di 7.014,98 akibat aksi ambil untung investor institusi domestik.

Sebagai sentimen penggerak pasar hari ini, bursa saham Amerika Serikat semalam ditutup tertekan dan memberikan guncangan makro global bagi pasar ekuitas Asia. Pelemahan Wall Street dipicu oleh lonjakan tajam imbal hasil obligasi US Treasury tenor 10 tahun yang melejit hingga level 5,11%, mencatatkan level tertinggi dalam 19 tahun terakhir. Lompatan imbal hasil instrumen bebas risiko ini menekan valuasi aset ekuitas global dan meningkatkan kekhawatiran arus keluar modal asing dari kawasan emerging markets.

Tekanan dari penurunan indeks Nasdaq sebesar 1,13% semalam turut membayangi saham-saham mega-cap semikonduktor di bursa Seoul. Dua pilar utama indeks, Samsung Electronics dan SK Hynix, diperkirakan akan menghadapi tekanan jual teknikal seiring berlanjutnya aksi ambil untung makro pada sektor pertumbuhan global. Selain itu, para pelaku pasar cenderung bersikap defensif dan menahan volume transaksi menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington pada hari ini, guna mengantisipasi arah kebijakan tarif dagang regional.

Meskipun dibayangi tekanan eksternal, indeks KOSPI mendapatkan bantalan fundamental domestik yang sangat solid. Laporan riset dari Citi menunjukkan bahwa ekspor semikonduktor Korea Selatan mencetak rekor baru dengan pertumbuhan mencapai 259% pada 20 hari pertama bulan September. Data ini membuktikan bahwa permintaan riil terhadap rantai pasok cip kecerdasan buatan (AI) hulu masih berjalan sangat kokoh dan berpotensi menahan pelemahan indeks agar tidak terperosok terlalu dalam.

Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan indeks Kospi hari ini diproyeksikan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan dengan potensi pengujian area batas bawah. Berdasarkan pergerakan sesi sebelumnya dari data High di 7.153,99, Low di 7.014,98, dan Close di 7.080,92, berikut adalah rincian level Pivot Point, Support (S), dan Resistance (R):

| Kategori | Level | Kategori | Level |

| R3 | 7.290,63 | S1 | 7.012,61 |
| R2 | 7.222,31 | S2 | 6.944,29 |
| R1 | 7.151,62 | S3 | 6.873,60 |
| Pivot | 7.083,30 |

Rekomendasi dari analis Vibiz Research Center untuk perdagangan hari ini: Indeks diproyeksikan akan bergerak menguji area Pivot di 7.083,30 pada pembukaan sesi. Jika tekanan jual imbas meroketnya yield obligasi AS dan koreksi Nasdaq terus berlanjut, pergerakan KOSPI berisiko meluncur menguji area support S1 di 7.012,61. Penembusan ke bawah level psikologis 7.000 berpotensi membawa indeks melemah lebih lanjut menuju area S2 di 6.944,29.

Namun sebaliknya, apabila data rekor ekspor cip domestik berhasil dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan aksi bargain hunting pada saham-saham semikonduktor unggulan, KOSPI berpeluang memantul dan mencoba menembus ke atas area Pivot menuju target pengujian resisten di R1 pada level 7.151,62 hingga R2 di 7.222,31.