Rekomendasi Harian Indeks Hang Seng 28 September 2026

81

(Vibiznews – Index) Untuk rekomendasi harian Hang Seng hari ini, terlebih dahulu melihat perdagangan sesi Jumat lalu yang ditutup anjlok 1,01 persen atau turun 251,04 poin ke level 24.510,09. Penurunan tersebut dipicu oleh aksi jual massal di sektor teknologi regional, lonjakan yield obligasi AS, serta sikap defensif investor menjelang pertemuan Trump-Xi.

Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street pada perdagangan Jumat malam waktu New York ditutup menguat, dipimpin oleh saham teknologi dan AI. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,93 persen ke level 51.828,62, S&P 500 menguat 0,51 persen ke posisi 7.743,41, sementara Nasdaq Composite bertambah 0,48 persen ke level 27.068,72. Untuk sepekan, S&P 500 menguat 1,2 persen dan Nasdaq naik 2 persen. Penguatan ditopang oleh lonjakan saham Microsoft sebesar 3,7 persen setelah meluncurkan sejumlah kemampuan baru pada aplikasi Copilot, termasuk alat pemrograman dan agen AI yang selalu aktif. Saham Akamai Technologies naik 3,2 persen setelah mengumumkan kesepakatan layanan cloud senilai USD 11,6 miliar dengan Anthropic. Sentimen juga terbantu oleh laporan bahwa negosiator AS dan Iran terus menjajaki jalur bertahap untuk mengakhiri perang, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade ekonomi AS.

Prediksi pergerakan indeks Hang Seng hari ini, Senin 28 September 2026, diperkirakan berpotensi mengalami rebound teknikal atau menguat terbatas. Langkah pemulihan ini menyusul penutupan hari Jumat lalu yang anjlok cukup dalam, sementara sentimen positif dari bursa Wall Street akhir pekan lalu berpeluang menjadi suntikan bahan bakar bagi pembukaan bursa Hong Kong pagi ini.

Sejumlah faktor akan menggerakkan pasar hari ini. Pertama, efek imbas positif Wall Street, di mana penutupan kuat bursa saham AS yang ditopang reli saham teknologi raksasa seperti Microsoft memberikan ruang bagi saham sektor teknologi di Asia untuk ikut memantul naik. Kedua, fokus investor tertuju pada kepastian hasil pertemuan Trump-Xi, di mana setiap sinyal perdamaian dagang atau perpanjangan gencatan senjata tarif akan direspons sangat positif oleh pasar, terlebih Presiden Trump menyebut pertemuannya dengan Presiden Xi sangat produktif. Ketiga, koreksi harga minyak global turut memberi angin segar, di mana harga minyak mentah Brent yang merosot ke kisaran USD 97 per barel pada akhir pekan mengurangi kekhawatiran inflasi jangka pendek bagi korporasi besar Tiongkok selaku importir energi. Namun, ruang penguatan tetap dibatasi oleh tingginya yield obligasi pemerintah dunia yang dapat memicu kekhawatiran kelanjutan pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral.

Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan indeks Hang Seng berjangka akan menguji level-level kunci baru. Berdasarkan proyeksi pergerakan Pivot Point hari ini yang dihitung dari rentang perdagangan sesi sebelumnya, berikut adalah rincian level Support (S) dan Resistance (R):

Kategori | Level | Kategori | Level
R3 | 24.850 | S1 | 24.430
R2 | 24.770 | S2 | 24.350
R1 | 24.640 | S3 | 24.220
Pivot | 24.560 | |
Buy Avg | 24.570 | Sell Avg | 24.540

Indeks diperkirakan akan membuka perdagangan dengan bias rebound seiring sentimen positif Wall Street, dan mencoba menguji area Buy Avg di kisaran 24.570 hingga level Pivot di 24.560. Apabila momentum pemulihan ini solid dan didukung aliran beli pada saham-saham teknologi, indeks berpeluang menembus R1 di 24.640 hingga menguji R2 pada area 24.770.

Namun demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi tekanan jual apabila yield obligasi kembali menanjak atau hasil konkret pertemuan Trump-Xi mengecewakan. Dalam skenario tersebut, area Sell Avg di 24.540 hingga S1 pada 24.430 berpotensi menjadi support jangka pendek, sementara pelemahan lebih dalam dapat membuka ruang menuju S2 di 24.350.