Hang Seng Akhir September Rebound, Periode Q3-2026 Catat Lonjakan 4,2%

87
Foto : Vibizmedia
(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong cetak keuntungan yang moderat pada akhir perdagangan bulan September di hari Rabu (40/9/2026) merespon data PMI Tiongkok yang solid serta komentar dovish dari pejabat senior Federal Reserve.
Indeks harian Hang Seng rebound dari kisaran terendah 2 bulan lebih, namun sepanjang bulan September anjlok 4,2% akibat lonjakan imbal hasil obligasi AS, volatilitas harga minyak mentah, dan kekhawatiran baru terkait suku bunga.
Secara kuartalan, indeks Hang Seng mencatatkan kenaikan solid sebesar  6,5% pada Q3-2026, yang menunjukkan ketahanan mendasar selama periode tiga bulan tersebut.
Sentimen dari data resmi PMI manufaktur Tiongkok menunjukkan pertumbuhan pada bulan September menjadi 50,1 dari kontraksi 49,8 pada bulan Agustus. Demikian data non-manufaktur  mencatat ekspansi ke level  50,2 dari 49,0 pada bulan sebelumnya.

 

Penggerak kuat dari komentar dovish The Fed datang dari Presiden Fed New York, John Williams, yang mengisyaratkan bahwa The Fed dapat mengambil waktu untuk mengevaluasi data ekonomi yang masuk.

Indeks Hang Seng ditutup naik 0,4%  pada level 24.613, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,50% menjadi 8.220,08.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan September 2026 bergerak negatif dengan  berakhir  naik 0,60% menjadi 24592.

Secara sektoral, perusahaan raksasa teknologi dan pemimpin sektor kesehatan menjadi penopang utama Hang Seng seperti  WuXi Biologics (4,8%), Z.AI Co (4,3%),  MiniMax (3,7%), Meituan (1,8%) dan Xiaomi Corp (0,2%).