(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD bergerak konsolidasi setelah bergerak kuat melanjutkan kenaikan sebelumnya pada perdagangan sesi Asia hari Selasa (6/10/2026) oleh tekanan safe haven.
Dolar Australia sebelumnya memperoleh kekuatan dari pelemahan dolar Selandia Baru dan euro mendorong permintaan terhadap mata uang tersebut.
Mata uang ini mendapat dorongan tidak langsung dari aksi jual euro yang membuat mata uang tunggal tersebut jatuh ke level terendah sejak akhir 2024 akibat kekhawatiran fiskal dan politik di Prancis.
Sementara dolar Australia naik ke level tertinggi dalam 6 hari terhadap dolar Selandia Baru (kiwi).
Dari laporan ekonomi, kepercayaan konsumen Australia melemah selama dua bulan berturut-turut; kenaikan harga bahan bakar dan suku bunga membebani sentimen rumah tangga, begitu pula dengan penurunan tajam harga rumah.
Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga acuan ke level tertinggi dalam 15 tahun sebesar 4,6% pada bulan September, kenaikan keempat tahun ini dalam upaya meredam tekanan inflasi.
Namun, penurunan harga minyak dan angka inflasi bulan Agustus yang lebih rendah mengurangi ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut; pasar kini memperkirakan suku bunga akan dipertahankan pada bulan November namun kembali dinaikkan pada awal tahun depan.
Sementara itu dolar AS mendapat dukungan dari lonjakan imbal hasil (yield) Treasury, dengan imbal hasil obligasi AS jangka panjang mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua dekade.
Pergerakan ini terjadi di tengah berlanjutnya aksi jual obligasi global, yang dipicu oleh meningkatnya risiko fiskal dan kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut.
Data ISM menunjukkan bahwa tekanan biaya di sektor jasa AS meningkat dengan laju tercepat dalam lebih dari empat tahun pada bulan lalu.
Sementara itu, pasar memperkirakan adanya peluang sekitar 78% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah bulan ini menyusul data lapangan kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan.
Secara teknikal pair AUDUSD dalam konsolidasi bearish dan menurut analis Vibiz Research Center akan bergerak terus dibawah garis pivotnya.
Kini pair berada di 0.6970 yang turun menuju posisi 0.6962. Jika tembus, target penurunan berikutnya menuju S1.
Namun jika berbalik arah dan bergerak naik menyentuh posisi 0.6976, akan menguji posisi resisten kuat di 0.6985.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7022 | 0,6998 | 0,6985 | 0,6958 | 0,6944 | 0,6917 | 0,6903 |








