(Vibiznews – Forex) Pasangan mata uang EUR/USD anjlok ke level terendah dalam 16 bulan dan ditutup melemah pada hari Senin.
Pasangan mata uang EUR/USD ditutup melemah 0,27% pada 1.1223.
Pelemahan Euro terjadi akibat gejolak politik di Eropa dan meningkatnya kekhawatiran mengenai keuangan publik kawasan tersebut. Kebuntuan kebijakan di Prancis telah melemahkan euro, sementara gejolak politik di Spanyol meningkat setelah Perdana Menteri Sanchez menyerukan pemilihan umum lebih awal bulan depan di tengah protes sosial yang kian membesar terkait biaya perumahan.
Penurunan indeks kepercayaan investor Sentix Zona Euro bulan Oktober yang lebih besar dari perkiraan juga turut menekan euro.
Indeks kepercayaan investor Sentix Zona Euro bulan Oktober turun 2,4 poin menjadi 2,7, lebih rendah dari perkiraan sebesar 4,2.
Pelemahan Euro dikurangi setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) Zona Euro bulan Agustus yang lebih kuat dari perkiraan, yang mendukung kebijakan hawkish ECB.
Indeks Harga Produsen (PPI) Zona Euro bulan Agustus naik 8,2% secara tahunan (y/y), melampaui perkiraan kenaikan 7,6% y/y dan mencatatkan peningkatan terbesar dalam 3,5 tahun terakhir.
Kepala Ekonom ECB, Philip Lane, menyatakan bahwa respons ECB yang terukur merupakan langkah tepat untuk mengendalikan inflasi, sembari para pembuat kebijakan menilai dampak gelombang kedua guncangan energi terhadap perekonomian.
Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 13% bagi ECB untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 29 Oktober.
Sore nanti akan dirilis data Retail Sales Agustus Zona Euro yang diindikasikan meningkat.
Juga akan ada pernyataan pejebat ECB Donnery, Buch, Cipollone, Elderson.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak lemah dengan gejolak politik yang masih berlangsung di Perancis dan Spanyol. Namun jika data Retali Sales Agustus Zona Euro terealisir naik dan pernyataan pejabat ECB memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga ECB, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1169-1.1115. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1269-1.1315.








