(Vibiznews – Index) – Bursa Jepang mengakhiri keuntungan 2 hari berturut pada perdagangan hari Rabu (7/10/2026) oleh aksi ambil untung dengan menghiraukan sentimen positif dari Wall Street.
Indeks harian Nikkei mundur dari posisi tertinggi dalam 3 bulan yang dicapai sebelumnya di tengah kegagalan pasar saham Jepang memanfaatkan sentimen positif dari rekor tinggi Wall Street.
Pelemahan Nikkei juga dipicu oleh reboundnya harga minyak mentah dunia akibat tingginya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.
Indeks harian Nikkei melemah 0.92% ke level 70,035 , sementara indeks Topix turun 0,70% pada 4.154,11.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 anjlok 0,76% pada posisi 70360.
Secara sektoral, pelemahan Nikkei di pimpin sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI) seperti Kioxia Holdings (-4,5%), Advantest (-1,3%), Fujikura (-2,7%), Disco Corp (-6,3%), dan Tokyo Electron (-2,4%).
Selain sektor teknologi, saham-saham sektor keuangan juga melemah seperti Mitsubishi UFJ (-1,3%), Sumitomo Mitsui (-1,7%), dan Mizuho Financial (-2,4%).








