(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS bergerak naik hari Jumat, 9 Oktober 2026, terdukung kenaikan imbal hasil Treasury AS.
Indeks dolar AS bergerak naik 0,18% pada 102,30.
Kenaikan dolar tertahan setelah indeks sentimen konsumen AS versi University of Michigan untuk bulan Oktober turun lebih besar dari perkiraan ke level terendah dalam 5 bulan.
Indeks sentimen konsumen AS versi University of Michigan untuk bulan Oktober turun 1,8 poin ke level terendah dalam 5 bulan di angka 46,3, lebih rendah dari perkiraan sebesar 47,6.
Ekspektasi inflasi 1 tahun ke depan di AS (versi University of Michigan) untuk bulan Oktober naik ke level tertinggi dalam 5 bulan sebesar 4,7% dari 4,6% pada bulan September, sementara ekspektasi inflasi untuk periode 5-10 tahun naik ke level tertinggi dalam 5 bulan sebesar 3,5% dari 3,4% pada bulan September.
Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 19% untuk kenaikan suku bunga The Fed sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya tanggal 27-28 Oktober.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik terdukung kenaikan imbal hasil Treasury AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 102,45-102,59. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 102,04-101,77.








