(Vibiznews – Index) – Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong berhasil keluar dari zona merah pada akhir perdagangan hari Selasa (13/10/2026) oleh lonjakan harga minyak mentah dunia.
Indeks harian Hang Seng menguat moderat dengan saham sektor teknologi masih tertekan di tengah tekanan penjualan global yang melanda saham-saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Aksi jual global secara masif pada saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) dipicu oleh kekhawatiran mengenai persaingan yang semakin ketat di industri semikonduktor, valuasi yang tinggi, serta imbal hasil dari investasi besar-besaran di bidang AI.
Meningkatnya ketegangan geopolitik dan harga minyak mentah Brent yang mendekati US$105 per barel juga membuat kekhawatiran seputar inflasi dan suku bunga tetap menjadi sorotan.
Di tengah kehati-hatian investor terhadap prospek belanja AI, raksasa teknologi Tiongkok Tencent Holdings mencatatkan permintaan yang sangat kuat untuk rencana penerbitan obligasinya.
Penawaran obligasi yang bertujuan penghimpunan dana minimal US$4,5 miliar tersebut berhasil mengantongi total pesanan melampaui US$15,5 miliar.
Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,3% atau naik ke posisi 24.345, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,07% menjadi 8.174,72.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober 2026 bergerak positif dengan berakhir naik 0,45% menjadi 24361.
Saham-saham besar yang support Hang Seng antara lain Xiaomi (2,0%), AIA (2,0%), Meituan (0,6%), dan Geely (3,1%).








