(Vibiznews – Forex) – Pergerakan kuat uang Yen Jepang terkoreksi dan kembali melemah pada perdagangan sesi Asia hari Rabu (14/10/2026) di tengah pelemahan dolar AS yang moderat.
Yen Jepang melemah seiring memudarnya ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ bulan Oktober; tertahan dalam kisaran tertentu terhadap USD menjelang rilis CPI AS.
Namun para pelaku pasar buy USDJPY tampak ragu-ragu di tengah spekulasi bahwa otoritas Jepang akan melakukan intervensi untuk memperkuat yen.
Fokus pelaku pasar hari ini akan tertuju pada data inflasi AS dan pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh.
Secara teknikal, pair USDJPY berada di posisi bias bullish dan melaju menembus resistensi jika menembus kisaran 158.75.
Kini pair berada di 158,40 dan sedang naik ke kisaran 158,60, jika tembus pair akan lanjut menguji R1.
Namun jika pair USDJPY tidak mampu menembus 158,70, pair akan berbalik arah dan turun ke posisi terendah di 158,28, jika tembus akan meluncur menuju posisi support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 159,55 | 159,13 | 158,70 | 158,27 | 157,86 | 157,45 | 157,04 |








