Perdagangan Kospi Terburuk Sejak Bulan Juli, Terjun ke Bawah 6000

72
Picture by Yonhap

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Korea Selatan alami perdagangan terburuk sejak 28 Juli pada hari Kamis (15/10/2026) setelah merugi selama 7 hari berturut.

Indeks harian Kospi anjlok 7% dan terjun ke bawah posisi 6000 akibat meningkatnya kekhawatiran mengenai valuasi kecerdasan buatan (AI) dan biaya pendanaan yang memicu aksi jual saham sektor teknologi secara global.

Selain itu, data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kekhawatiran akan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve, yang pada gilirannya meningkatkan biaya pinjaman dan menekan pasar ekuitas.

Indeks harian Kospi anjlok 7,57% dan ditutup pada level 5.554, demikian untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Desember 2026 ditutup turun 8,78% ke posisi 861,30.

Akibat penurunan tajam ini memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) untuk sisi jual, sementara investor asing terus mencatatkan posisi jual bersih (net sell).

Saham Samsung Electronics dan SK hynix masing-masing merosot 9,48% dan 10,85% karena para investor mempertanyakan keberlanjutan belanja di sektor AI sejalan dengan tren pelemahan yang terjadi pada perusahaan produsen cip di Amerika Serikat.

Saham-saham lainnya yang  melemahkan Kospi antara lain SK Square (-9,86%), Samsung Electro-Mechanics (-15,50%), LG Energy Solution (-4,74%), Hyundai Motor (-5,90%), Doosan Enerbility (-8,93%), Hanwha Aerospace (-2,14%), dan Kia Corporation (-2,85%).