Rekomendasi Forex Dolar AS 16 Oktober 2026 : Harapkan Dukungan dari Pidato Ketua Fed dan Penguatan Data Ekonomi

126

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS turun ke level terendah dalam satu minggu dan ditutup turun pada hari Kamis akibat penurunan imbal hasil Treasury AS.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,54% pada 102.

Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun sempat menyentuh level terendah dalam tiga minggu di angka 5,035%, yang menekan dolar AS.

Selain itu, pernyataan bernada dovish dari Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, turut menekan dolar setelah ia mengisyaratkan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan FOMC tanggal 27–28 Oktober.

Dolar AS sempat pulih dari level terburuknya pada hari Kamis menyusul rilis data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan. Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir bulan September serta data penjualan ritel bulan September tercatat lebih tinggi dari ekspektasi. Selain itu, survei kondisi bisnis umum sektor manufaktur (Empire Manufacturing Survey) untuk bulan Oktober juga menunjukkan kenaikan yang melampaui perkiraan, mencapai level tertinggi dalam 4,75 tahun terakhir.

Jumlah klaim awal tunjangan pengangguran mingguan di AS naik sebanyak 1.000 menjadi 199.000, mendekati angka perkiraan sebesar 200.000.

PPI AS untuk permintaan akhir bulan September naik 6,3% secara tahunan (y/y), lebih kuat dari ekspektasi sebesar 5,4% (y/y) dan merupakan kenaikan tertinggi dalam 3,75 tahun. PPI bulan September di luar sektor pangan dan energi naik 5,0% (y/y), lebih kuat dari ekspektasi sebesar 4,4% (y/y) dan merupakan kenaikan tertinggi dalam lebih dari 3,5 tahun.

Penjualan ritel AS bulan September naik 0,8% secara bulanan (m/m), lebih kuat dari ekspektasi sebesar 0,3% (m/m). Penjualan ritel bulan September di luar sektor otomotif naik 0,9% (m/m), juga lebih kuat dari ekspektasi sebesar 0,5% (m/m).

Survei prospek bisnis dari Federal Reserve Philadelphia untuk bulan Oktober turun 16,9 poin menjadi 20,9, lebih lemah dari ekspektasi sebesar 28,0.

Survei kondisi bisnis umum sektor manufaktur (Empire Manufacturing Survey) untuk bulan Oktober naik 17,9 poin menjadi 25,5—level tertinggi dalam 4,75 tahun—yang jauh lebih kuat dari ekspektasi sebesar 12,0.

Komentar dari Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, mengisyaratkan bahwa ia akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan FOMC tanggal 27-28 Oktober. Ia menyatakan pandangannya bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan memang diperlukan, namun tidak dalam waktu dekat.

Pasar memperkirakan adanya peluang sebesar 27% untuk kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan FOMC mendatang, 27-28 Oktober.

Pagi ini akan ada pernyataan dari ketua Fed Kevin Warsh.

Malam nanti akan dirilis data Produksi Industri September AS dan Produksi Manufaktur September AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun terbebani pelemahan imbal hasil Treasury AS. Namun jika pernyataan ketua Fed Warsh memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed, akan menguatkan dolar AS. Juga jika data ekonomi AS terealisir naik, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 101,82-101,64. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 102,23-102,46.