Rekomendasi Forex EUR/USD 19 Oktober 2026 : Dapat Terdukung Penurunan Dolar AS; Tertekan Kerusuhan Perancis

33

(Vibiznews – Forex) Pasangan mata uang EUR/USD naik ke level tertinggi dalam 1,5 minggu pada akhir pekan hari Jumat dan ditutup menguat, terdukung pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,17% pada 1.1239.

Selain itu, komentar hawkish dari anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB), Nagel, turut mendorong euro; ia menyatakan bahwa ECB mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk meredam inflasi.

Anggota Dewan Gubernur ECB sekaligus Presiden Bundesbank, Joachim Nagel, menyatakan, “ECB telah menaikkan suku bunga sebanyak dua kali, dan jika situasi tetap seperti saat ini, kami tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah lebih lanjut.”

Namun, kenaikan euro dikurangi, turun dari level tertingginya pada hari Jumat setelah harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi dalam 1 bulan, sementara harga gas alam di Eropa melesat ke level tertinggi dalam 3,75 tahun. Kondisi ini berdampak negatif bagi ekonomi Zona Euro maupun mata uang euro, mengingat Eropa sangat bergantung pada impor energi.

Namun kerusuhan yang terjadi di Perancis dapat mempengaruhi dan menekan Euro.

Pasar memperkirakan adanya peluang sebesar 10% bagi ECB untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan kebijakan berikutnya, tanggal 29 Oktober.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik jika pelemahan dolar AS berlanjut. Namun kerusuhan yang terjadi di Perancis akan dapat menekan mata uang Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1208-1.1178. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1269-1.1300.