Nikkei 20 Oktober Terjun ke Terendah Sebulan Lebih, Aksi Jual Saham Teknologi Berlanjut

72
nikkei

(Vibiznews – Index) – Aksi jual saham-saham teknologi kapital besar masih terus berlangsung hingga penutupan perdagangan bursa saham Jepang hari Selasa (20/10/2026).

Indeks harian Nikkei ditutup anjlok ke posisi terendah sebulan lebih oleh kekhawatiran seputar pengeluaran untuk kecerdasan buatan (AI) serta tingginya biaya pinjaman.

Pergerakan saham di bursa Jepang juga tampak berbeda dengan pemulihan yang terjadi di Wall Street pada malam sebelumnya; perusahaan teknologi lokal, khususnya, terkena dampak aksi jual lanjutan pada saham-saham yang terkait dengan AI.

Meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai kebutuhan pendanaan perusahaan yang berkaitan dengan AI, serta kemungkinan adanya akuisisi berskala besar merespon laporan  credit-default swap spread SoftBank Group yang melonjak ke level tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir.

Indeks harian Nikkei turun 1,3% dan ditutup pada level 64.075, untuk indeks Topix turun 1,43% ke posisi 4009,21.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 turun 0,89% pada posisi 64400.

Saham yang mencatat penurunan signifikan dan bebani Nikkei seperti Kioxia Holdings (-3,4%), SoftBank Group (-6%), Taiyo Yuden (-5,1%), Fujikura (-6,5%), dan Tokyo Electron (-2,6%).

Saham sektor keuangan juga mengalami tekanan berat, dengan Mitsubishi UFJ turun 3,7%, Mizuho Financial melemah 5%, dan Sumitomo Mitsui terkoreksi 3,9%.