Rupiah Selasa Sore Ditutup Melemah ke Level Rp18.156/USD; Dolar AS Menguat

112
Rupiah melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Mata uang Rupiah pada Selasa sore ini, 27 Oktober 2026, ditutup melemah. Pelaku pasar menghindari aset berisiko menjelang hasil rapat FOMC The Fed, sementara tensi geopolitik di Timur Tengah masih membayangi.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 21 poin atau 0,12% ke level Rp18.156 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.135. Posisi ini makin mendekati level terendah yang dicetak pada awal Juni 2026.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat tipis di Rp18.133, kemudian berbalik arah dan bergerak terkoreksi sepanjang sesi, dan terakhir sore ini terpantau di posisi Rp18.156. Sepanjang tahun ini, rupiah sudah melemah sekitar 8 persen.

Analis mata uang menyebut rupiah tertekan faktor eksternal dan domestik. Kekhawatiran eskalasi geopolitik di Timur Tengah akibat ancaman serangan militer AS, serta aksi jual bersih investor asing di pasar ekuitas domestik yang berlanjut, membebani rupiah. Penguatan indeks dollar AS akibat ekspektasi sikap hawkish The Fed pada FOMC turut menekan rupiah. Di sisi lain, pejabat senior Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu para pemimpin Iran di Teheran pada Senin untuk meredakan ketegangan regional dan membuka jalur negosiasi. Pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi terpantau melemah 106,96 poin (1,99%) ke level 5.266,13, dari penutupan sebelumnya di 5.373,09. IHSG sempat menyentuh level terendah 5.182,37 sebelum menutup sesi. Tekanan datang dari harga minyak yang tinggi, potensi sikap hawkish The Fed, pelemahan rupiah, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, serta antisipasi rebalancing indeks MSCI pada November. Sebanyak 647 saham melemah, 101 saham menguat, dan 215 saham stagnan.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan arus keluar dana asing dan antisipasi hasil rapat The Fed masih menjadi beban bagi rupiah. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.100 – Rp18.250.