Rekomendasi Forex Dolar AS 28 Oktober 2026 : Harapkan Pernyataan Hawkish Ketua Fed

82

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS ditutup naik pada hari Selasa, 27 Oktober 2026, ke level tertinggi sejak 15 Oktober didukung data Keyakinan Konsumen AS yang kuat menjelang keputusan The Fed.

Indeks dolar AS ditutup naik sekitar 0,3% di dekat level 102,30.

Dolar AS menguat karena investor menambah posisi dolar AS menjelang pertemuan FOMC, dan pembelian dolar AS meluas ke berbagai mata uang setelah sentimen risiko membaik. Indeks dolar AS mencapai puncak harian di dekat 102,33 pada sore hari, setelah dolar AS menguat usai data pesanan barang tahan lama (Durable Goods Orders) AS dirilis.

Keyakinan Konsumen CB (Conference Board) Oktober naik ke 91,7, jauh di atas perkiraan 81,0 dan bulan sebelumnya 84,2 (revisi), serta menjadi level tertinggi sejak Juni. Kenaikan didorong turunnya harga bensin, sementara ekspektasi inflasi 12 bulan ke depan turun ke 5,8%. Indeks Situasi Saat Ini naik 8,6 poin ke 120,4 dan Indeks Ekspektasi naik 6,9 poin ke 72,6.

Harga minyak WTI turun sekitar 1,3% ke dekat $101 per barel karena diplomasi di Timur Tengah. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun bergerak stabil di sekitar 4,99%. Penurunan harga minyak tidak menekan dolar AS, karena pasar fokus pada keputusan The Fed.

Dolar AS menguat terhadap lima dari tujuh mata uang utama. Poundsterling turun 0,2% ke 1,3314 menjelang anggaran pemerintah Inggris. Yen hanya menguat sebentar setelah Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan pemerintah siap mengambil tindakan tegas di pasar mata uang. USD/JPY bergerak di kisaran 157 bagian atas. Dolar Australia menjadi mata uang utama terkuat menjelang data Inflasi Australia.

Pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga di kisaran 3,75%-4,00% pada pertemuan FOMC 27-28 Oktober, dengan peluang di atas 90%. Peluang kenaikan pada Desember masih tinggi, sekitar 80-90%.

Malam nanti, keputusan suku bunga The Fed akan diumumkan pukul 14.00 waktu AS (Kamis dini hari WIB), diikuti konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh. Sejam sebelumnya akan ada lelang obligasi AS bertenor 2 tahun floating-rate senilai $30 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik didukung kuatnya data Keyakinan Konsumen AS dan ekspektasi pernyataan The Fed yang tetap hawkish. Namun jika Warsh menunjukkan sikap kurang hawkish terhadap kenaikan suku bunga Desember, atau The Fed menahan suku bunga dengan nada dovish, dolar AS dapat terkoreksi karena aksi ambil untung. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 102,50-102,72. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 102,10-101,90.