Kekhawatiran Investasi AI Seret Wall Street; Hasil Kinerja Raksasa Teknologi Mengecewakan

114

(Vibiznews – Index) – Gejolak saham teknologi masih mendominasi pergerakan indeks utama Wall Street pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (30/10/2026) hingga masuk zona merah.

Semua indeks utama Wall Street ditutup melemah dengan indeks Dow Jones turun  -0,25% pada posisi 52.342,56, indeks S&P 500 ditutup pada 7.720,39 atau turun 0,30% dan  Nasdaq turun 1,38% menjadi 26.184,72.

Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran baru mengenai keberlanjutan tren investasi di bidang kecerdasan buatan (AI), menyusul hasil kinerja yang mengecewakan dari beberapa perusahaan teknologi berskala besar.

Saham Alphabet anjlok 12,6% setelah mencatatkan laba dan pendapatan di bawah ekspektasi, yang menyeret sektor layanan komunikasi turun tajam, sementara saham-saham teknologi lainnya juga mencatatkan kinerja yang lemah.

Microsoft melemah 0,2% meskipun melaporkan penjualan layanan  cloud yang solid. Di sisi lain, saham Caterpillar anjlok 9,4% setelah memproyeksikan pertumbuhan penjualan yang  moderat  untuk kuartal keempat.

Sebaliknya, saham Eli Lilly melonjak 6,5% setelah menaikkan proyeksi pendapatan berkat tingginya permintaan terhadap obat penurun berat badan, sementara Merck naik 3,7% setelah meningkatkan panduan kinerjanya.

Amazon dan Intel yang dijadwalkan melaporkan kinerja setelah penutupan pasar, masing-masing turun 4,2% dan 3,6%.

Dari sisi data ekonomi, ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh melampaui ekspektasi dengan data PDB naik sebesar 3,4%. Selain itu ada rilis data inflasi PCE tercatat meningkat pada bulan September.