Nikkei Awal November Sedikit Merugi Karena Kekhawatiran Perlambatan Bisnis AI

97
nikkei

(Vibiznews – Index) – Pelemahan harga saham di bursa Jepang berlanjut pada perdagangan awal bulan November hari Senin (2/11/2026) setelah akhir pekan lalu alami profit taking.

Indeks harian Nikkei ditutup turun ke posisi terendah dalam sepekan oleh sentimen kekhawatiran melambatnya prospek bisnis terkait AI.

Sentimen muncul setelah salah satu raksasa produsen chip, Kioxia Holdings memproyeksikan laba operasional  sedikit lebih tinggi dari kuartal sebelumnya. Menunjukkan adanya perlambatan dibandingkan dengan pertumbuhan laba yang kuat dalam beberapa kuartal terakhir, karenanya harga saham Kioxia anjlok 15,8%.

Saham Screen Holdings juga merosot 19% setelah manajemen memutuskan untuk tidak mengubah panduan kinerja setahun penuh, meskipun perusahaan mencatatkan rekor perolehan pesanan dan kondisi pasar peralatan semikonduktor yang tetap kuat.

Indeks harian Nikkei turun 0,33% dan ditutup pada level 63.082, namun untuk indeks Topix turun 0,88% ke posisi 3930,28.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 turun 0,36% pada posisi 63260.

Saham-saham di sektor teknologi dan AI memimpin penguatan seperti Ibiden (-3,8%), Taiyo Yuden (-3%), dan SoftBank Group (-1,6%).