(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (2/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, stabil dari loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah menguat tipis di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,14% atau 25 poin ke level Rp 18.145 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.120. Rupiah terpantau melemah bertahap di hari kedua mendekati area rekor terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 18.138 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.165, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp18.145.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah menguat tipis di sesi global sebelumnya, pergerakan terbatas menjelang pemilu sela (midterm) di AS dan menuju rilis data NFP.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 101,44, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,96.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi terpantau menguat 39,780 poin (0,79%) ke level 5.096,830, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed dengan beragam pemicu dan tekanan pada sektor AI dan Semiconductor, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi diseret sektor teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.183 – Rp17.875.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







