Rekomendasi Forex EUR/USD 4 November 2026 : Mencermati Pergerakan Dolar AS; Dapat Terdukung Kenaikan Inflasi

100

(Vibiznews – Forex) Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik tipis pada hari Selasa, 3 November 2026, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar menjelang hasil pemilu sela AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,04% pada 1.1192, bergerak dalam kisaran sempit antara sekitar 1.1175 dan 1.1206.

Pergerakan Euro dan dolar AS cenderung terbatas karena pelaku pasar menunggu hasil pemilu sela AS, yang diperhatikan pasar karena potensi perubahan kendali Kongres dan dampaknya terhadap volatilitas aset. Pasar juga mencermati perkembangan pembicaraan AS-Iran, sementara harga minyak bergerak volatil akibat sinyal yang saling bertentangan. Indeks dolar AS naik tipis 0,07% ke 101,83.

Kenaikan Euro dibatasi oleh kekhawatiran fiskal Prancis dan tingginya biaya energi bagi zona Euro, serta dolar AS yang tertopang peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember. Euro juga tertahan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 20 hari di sekitar 1.1214.

Hari ini akan dirilis data awal inflasi zona Euro bulan Oktober, yang diperkirakan naik ke 4,0% dari 3,8% pada bulan September. Pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga ECB pada bulan Desember sebesar sekitar 88%. Pada hari Kamis BoE akan mengumumkan keputusan suku bunga, dan pada hari Jumat akan dirilis data tenaga kerja AS (NFP).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat naik jika data inflasi zona Euro sesuai atau di atas perkiraan sehingga memperkuat prospek kenaikan suku bunga ECB pada bulan Desember. Namun jika dolar AS menguat setelah hasil pemilu sela AS atau harga minyak kembali naik, Euro dapat bergerak turun. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1176-1.1160. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1207-1.1222.