Kurs yen terhadap dollar AS kembali berhasil menekan balik dollar AS pada perdagangan sesi Asia hari ini setelah perdagangan sebelumnya sedikit menguat oleh lemahnya fundamental negeri tersebut pasca data current account bulan September yang mengecewakan.
Diawal perdagangan sentimen negatif semakin kuat ketika data peredaran uang M2 Jepang dilaporkan menurun ke posisi 3,6% dari periode sebelumnya di 3,8%, namun mata uang Yen ini masih mampu menunjukkan penguatannya.
Penguatan yen terhadap pair USDJPY terjadi mengambil momentum liburnya perdagangan Amerika hari ini sehingga membuat tidak adanya penggerak kuat di pasar forex untuk dollar AS yang perdagangan sebelumnya behasil melaju terhadap major currencies.
Selain data peredaran uang di Jepang yang sedikit pengaruhi pasar juga akan dirilis data pesanan baru mesin pabrik oleh JMTBA. Namun data ini bukanlah penggerak kuat pergerakan YEn pada perdagangan pasar forexd hari ini.
Pergerakan kurs yen di sesi Asia (02:30:35 GMT) bergerak naik terhadap dollar AS, USDJPY dibuka lemah pada 123,16 di awal perdagangan (00.00 GMT), kurs yen naik 33 pips atau 0, 3% dan nilai pair bergulir berada pada 122,83.
Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY akan bergerak turun ke level 122.86 pada bolinger tengah 5 Daily. Jika koreksi turun tidak tercapai, maka pair akan terus naik ke level 123.58 pada bolinger atas 20 Daily setelah posisi tertinggi sebelumnya di level 123.42 dan terendah di level 123.02.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang



