(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD rally mendekati puncak 2 bulan pada perdagangan forex Eropa hari Rabu (6/5/2026) seiring meningkatnya optimisme atas potensi kesepakatan AS-Iran.
Poundsterling melaju melanjutkan rebound sesi sebelumnya setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penghentian sementara “Project Freedom”, operasi yang memandu kapal melalui Selat Hormuz dengan alasan kemajuan besar dalam pembicaraan mediasi dengan Iran.
Namun Trump menekankan bahwa blokade AS terhadap kapal ke dan dari pelabuhan Iran akan tetap berlaku sepenuhnya, sehingga menimbulkan ketidakpastian tentang masa depan Selat tersebut.
Sementara itu, investor fokus pada pemilihan umum kota di Inggris pada hari Kamis, dengan jajak pendapat menunjukkan Partai Buruh Perdana Menteri Keir Starmer mungkin menghadapi kemunduran yang signifikan.
Secara teknikal, pair bergerak rally menembus posisi resisten kuat hariannya dan menurut analyst Vibiz Research Center masih berpotensi mendaki ke resisten selanjutnya.
Kini pair berada di posisi 1.3530 yang sedang turun menuju 1.3510, jika tembus bergerak ke support lemahnya di S3.
Namun jika tidak sampai tembus 1.3510 akan berbalik arah dan mendaki menuju posisi 1.3602, jika tembus berpotensi lanjut ke resisten kuatnya di kisaran 1.3630.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1,3636 | 1,3608 | 1,3574 | 1.3542 | 1.3508 | 1.3477 | 1.3442 |



