(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (6/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound dari rekor terendah, menambah gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia beranjak turun setelah mendatar di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,14% atau 25 poin ke level Rp 17.395 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.420. Rupiah terpantau rebound namun masih dekat level rekor terlemahnya kemarin.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 17.418 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.420, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.395.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia beranjak turun setelah mendatar di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari rally di tengah turunnya harga minyak dunia setelah AS mengindikasikan semakin dekatnya deal pembicaraan dengan Iran.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 98,07, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,48.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama terpantau menguat 45,616 poin (0,65%) ke level 7.102,722, sedangkan bursa saham kawasan Asia bias menguat dengan Kospi kembali mencetak rekor barunya, di tengah turunnya harga minyak mentah dunia oleh agak meredanya tensi konflik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan membukukan rekor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.437 – Rp17.195.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



