Pada pembukaan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (02/02), indeks Kospi dibuka negatif, saat ini terpantau turun -7,48 poin, atau -0,39 persen, pada 1917.34. Pelemahan indeks Kospi tertekan kekuatiran deflasi dan pelemahan harga minyak mentah.
Lihat :Bursa Seoul Berakhir Naik Dengan Harapan Kebijakan BOJ Memicu Stimulus BOK
Inflasi Korea Selatan tumbuh kurang dari 1 persen untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, demikian dilaporkan Statistik Korea Selatan Selasa (02/02), membangkitkan kembali kekhawatiran tentang deflasi di negara ginseng tersebut.
Indeks harga konsumen naik 0,8 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, turun 0,5 persen dari kenaikan 1,3 persen bulan Desember, menurut laporan oleh Statistik Korea. Angka itu masih di bawah level 1 persen untuk 11 bulan berturut-turut sampai Oktober tahun lalu, namun mencapai 1 persen pada November dan 1,3 persen pada Desember.
Harga minyak mentah ditutup turun hampir 6 persen pada penutupan perdagangan Selasa dinihari (02/02), tertekan buruknya data manufaktur Tiongkok, konsumen energi terbesar di dunia, retreat dari reli empat hari, sementara harapan pemotongan pasokan dan produksi oleh OPEC dan Rusia juga mulai memudar.
Pada perdagangan pagi ini, saham-saham blue chip Korea Selatan bergerak mixed dengan saham Samsung Electronics diperdagangkan lebih rendah 0,34 persen, sementara saham Kepco naik 1,13 persen.
Dalam laporan lainnya, perusahaan Korea Selatan Lotte Group, akan diselidiki oleh Komisi Fair Trade atas tuduhan pemalsuan pelaporan stakeholder. Saham Lotte Shopping turun 1,06 persen.
Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,20 poin atau -0,09% pada posisi 233.30, naik dari penutupan sebelumnya pada 233.50.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi akan bergerak melemah terbatas merespon melemahnya data ekonomi domestik dan harga minyak mentah. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 230.79-227.20 dan kisaran Resistance 236.27-239.86.
Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



