Pergerakan saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) setelah mengumumkan kinerja perusahaan yang meningkat sepanjang tahun 2015, kembali bergerak kuat ditengah pelemahan IHSG hari ini dan menuju posisi penguatan secara mingguan. Sepanjang tahun lalu, keuntungan perusahaan meningkat 3 persen secara tahunan dibandingkan dengan tahun 2014 yang ditopang oleh pendapatan bisnis tol dan konstruksi.
Pendapatan JSMR dari bisnis tol meningkat dari Rp7,23 triliun menjadi Rp7,63 triliun, dari bisnis konstruksi mendapatkan sebesar Rp2,2 triliun yang meningkat dari Rp1,94 triliun tahun 2014. Dari pendapatan tersebut, akhirnya JSMR meraup keuntungan sebesar Rp1,46 triliun atau Rp215,64 per saham, tahun sebelumnya hanya Rp1,42 triliun atau Rp209,08 per saham.
Sebagai informasi, untuk tahun 2016 JSMR siapkan capex dua kali lipat hingga Rp14 triliun. Dengan capex tersebut, JSMR tahun depan berencana menambah empat ruas tol baru yakni Gempol—Pasuruan, Surabaya—Mojokerto Seksi II, Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi Seksi I dan II dan Semarang—Solo seksi III Bawen—Salatiga. Dengan kenaikan ini JSMR optimis akan mencapai pendapatan hingga Rp8,6 triliun.
Untuk pergerakan sahamnya pada perdagangan hari Jumat (12/02), JSMR dibuka pada level 6000 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level sama dan kini bergerak pada kisaran 6175 atau naik 2 persen lebih dengan volume perdagangan saham mencapai 50 ribu lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham JSMR kemarin menguat sinifikan dan terpantau indikator MA bergerak flat dengan indikator Stochastic konsolidasi di area jenuh beli.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI yang naik dan menunjukan kekuatan JSMR terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading hari ini pada target level support di level 5875 hingga target resistance di level 6130.
H Bara/VMN/VB/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens



