Harga kopi arabika ICE naik di akhir perdagangan Kamis dini hari (03/03), terdorong menguatnya mata uang Real Brazil. Penguatan Real Brazil akan menaikkan nilai aset dan permintaan kopi, karena Brazil merupakan negara produsen terbesar kopi dunia.
Pada penutupan perdagangan mata uang kemarin, mata uang Real Brazil menguat terhadap dollar AS. Real Brazil menguat 0,93% pada 3.8887 dollar AS.
Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Turun Dengan Perkiraan Peningkatan Panen Brazil
Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Mei 2016 menguat sebesar 0,80 dollar atau setara dengan 0,70 persen dan ditutup pada posisi 1.1555 dollar per pon.
Malam ini akan dirilis data ekonomi AS ISM Non Manufacturing PMI Februari yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan menurun. Jika terealisir akan melemahkan dollar AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS dan penguatan Real Brazil.
Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,1650 dollar dan 1,1750 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi pelemahan ada pada posisi 1,1450 dollar dan 1,1350 dollar.
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



