Setelah diputuskan dalam RUPST tanggal 27 April 2016, PT. HM Sampoerna Tbk (HMSP) melakukan aksi koorporasi stock split atau pemecahan nilai nominal saham sehingga sejak perdagangan hari ini jumlah saham yang beredar bertambah. Setelah sahamnya dipecah, volume saham HMSP yang tadinya 4,65 juta dengan nominal Rp100 per saham menjadi Rp116,31 juta dengan nominal Rp4 per lembar saham.
Merespon aksinya ini, investor asing beri tenaga rebound HMSP yang 4 hari berturut anjlok parah dan terjun dari puncak harga saham tertinggi sejak sebulan terakhir. Saham dibuka pada level 3800 dan jelang akhir perdagangan saham bergerak kuat dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 114 ribu lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham HMSP perdagangan sebelumnya bearish kuat dengan indikator MA bergerak datar namun indikator Stochastic terjun ke area jenuh jualnya.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI yang juga bergerak datar yang menunjukan pergerakan HMSP dalam koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading berikutnya pada target level support di level 97525 hingga target resistance di level 99100.
H Bara/VMN/VB/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens


