Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Jumat dini hari (22/07) berakhir rebound terdorong pembelian gula dari Mesir dan Iran.
Harga gula mentah berjangka melonjak setelah Reuters melaporkan bahwa lembaga pembelian negara untuk Mesir dan Iran telah membeli di pasar.
Egypt’s Sugar and Integrated Industries Company (SIIC) membeli 150.000 ton gula mentah dari dua komoditas rumah dan Iran membeli 60.000 ton gula mentah Brasil untuk impor, kata sumber-sumber perdagangan.
Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober 2016 terpantau mengalami kenaikan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik 0,28 sen atau setara dengan 1,45 persen pada posisi 19,56 sen per pon.
Lihat : Harga Gula ICE Turun Tertekan Penguatan Dollar AS
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan pulihnya produksi tebu di Brazil.
Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 19,10 sen dan 18,60 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 20,10 sen dan 20,60 sen per pon.
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



