Mengakhiri perdagangan sesi pertama hari Kamis (25/08), saham PT Sri Rejeki Isman Tbk.(SRIL) yang tertekan kuat sejak perdagangan 2 pekan lalu berhasil rebound di awal perdagangan. SRIL kini sedang bergerak positif meski nilai saham flat, yang mendapat suntikan tenaga dari investor asing. Perseroan yang semester pertama lalu mendapat pertambahan untung yang sedikit dibandingkan tahun lalu, berencana ekspansi ke negara Amerika dan Australia pasok seragam militer. Dengan ekspansi ke dua negara baru tersebut, perseroan targetkan penjualan bertambah.
Memang pergerakan saham emiten produsen tekstil ini dalam 6 bulan terakhir merosot jauh namun secara fundamental kinerja keuangan SRIL hanya naik sedikit. Laba bersih yang didapat SRIL pada kuartal kedua lalu Rp 31,9 miliar sedang tahun sebelumnya periode yang sama hanya Rp 30,09 miliar. Naiknya kinerja kuartalan SRIL disupport oleh peningkatan penjualan produk garmennya sebesar Rp 371 miliar dari Rp 362,1 miliar pada Q2- 2015.
Untuk pergerakan sahamnya di lantai perdagangan bursa saham hari Kamis (25/8), saham SRIL dibuka kuat pada posisi 268 dan penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 266. Terpantau saham bergerak positif dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 275 ribu lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SRIL perdagangan sebelumnya bearish dengan indikator MA bergerak turun dan indikator Stochastic masih semakin turun di area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun dengan +DI yang bergerak turun juga menunjukan pergerakan SRIL dalam tekanan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi kisaran saham hari ini pada target level support di level 265 hingga target resistance di level 271.
Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang