Harga Timah 15 Februari Tidak Berubah

620

Harga timah di bursa Malaysia naik pada perdagangan Rabu (15/02) tidak berubah. Pergerakan stabil harga timah terpicu tarik menarik sentimen penguatan bursa Wall Street menghadapi penguatan dolar AS.

Bursa saham AS ditutup membukukan rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Rabu dinihari (15/02), setelah pidato Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 92,25 poin, atau 0,45 persen, menjadi berakhir pada 20,504.41. Indeks S & P 500 naik 9,33 poin, atau 0,40 persen, menjadi ditutup pada 2,337.58. Indeks Nasdaq menguat 18,62 poin, atau 0,32 persen, menjadi berakhir pada 5,782.57.

Lihat : Bursa Wall Street Cetak Rekor Baru Merespon Pidato Yellen

Kenaikan bursa Wall Street seringkali menguatkan harga timah, karena memberikan sentimen positif permintaan global.

Namun kenaikan dollar AS setelah pidato hawkish Janet Yellen tentu memberikan sentimen bearish yang menurunkan harga timah.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia tidak berubah hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 19.830 dollar per ton, sama dengan penutupan sebelumnya pada 19.830.

Malam nanti akan dirilis data inflasi Januari AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan penguatan dollar AS. Harga akan menghadapi level Resistance di posisi 20.000 dollar dan 20.200 dollar. Akan tetapi jika terjadi penurunan, harga timah akan menghadapi level Support di 19.600 dollar dan 19.400 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here