Bursa Wall Street Dibuka Positif Mengabaikan Ledakan New York

506
wall street

(Vibiznews – Index) Bursa saham A.S. dibuka menguat pada hari Senin (11/12) dengan investor mengabaikan ledakan yang terjadi di dekat Times Square New York City .

Indeks Dow Jones naik 21 poin pada pembukaan, sementara S & P 500 dan Nasdaq komposit keduanya naik 0,1 persen.

Seorang pejabat senior kepolisian New York City mengatakan bahwa satu orang ditahan setelah kejadian tersebut. Polisi juga mengatakan orang yang ditahan masih mengalami luka ringan. Beberapa laporan mengatakan tersangka meledakkan apa yang diyakini sebagai bom pipa.

Pasar Saham muncul dari sesi yang kuat, dengan S & P 500 dan Dow mencatat rekor tertinggi setelah rilis data ketenagakerjaan yang kuat. Data nonfarm payrolls untuk bulan November mengungkapkan pada hari Jumat bahwa A.S. telah menambahkan 228.000 pekerjaan bulan lalu, mengalahkan ekspektasi 200.000.

Di data depan Senin, berita utama berita ekonomi yang akan dirilis adalah data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS), yang akan keluar pada pukul 10 pagi waktu AS.

Wall Street juga melihat ke depan untuk pertemuan kebijakan moneter mendatang oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), untuk melihat apakah bank sentral menaikkan suku bunga untuk terakhir kalinya tahun ini.

Pada bulan Oktober, risalah pertemuan the Fed mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga selama bulan ini hampir pasti, meskipun inflasi rendah yang membebani sentimen pasar.

Investor juga terus memantau perkembangan yang terjadi dari pemerintahan Trump saat anggota parlemen mencoba merombak sistem pajak A.S.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street bergerak positif dengan optimisme reformasi pajak AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here