Saham Teraktif Hari Ini, Ada Apa Dengan BUMI?

678

(Vibiznews – Stocks) – Hari ini Bursa Efek Indonesia ditutup dengan nilai perdagangan sebesar Rp.6.65 triliun, naik dari Rp.5.8 triliun kemarin dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,5 miliar saham, naik dari 9,4 miliar saham pada sampai pada penutupan perdagangan pada hari Senin kemarin.

Dua hari perdagangan terakhir, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik turun tajam. Senin (11/12), harga saham BUMI anjlok 14,17% dari Rp 254 per saham di akhir pekan lalu ke Rp 218 per saham, sehari sebelum dimulainya tanggal efektif konversi utang.

Hari ini, harga saham BUMI melonjak 11,01% ke Rp 242 per saham dan masuk kedalam saham yang paling aktif diperdagangkan di BEI.

Saham ini banyak menarik perhatian para investor karena aksi korporasinya seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan produksi batubaranya tahun depan lebih tinggi dibanding prediksi volume produksi tahun ini.

Produksi batubara BUMI tahun depan ditargetkan sebanyak 100 juta ton. Rinciannya, Arutmin direncanakan memproduksi sebanyak 36 juta ton. Sedangkan Kaltim Prima Coal memproduksi sebanyak 64 juta ton.

Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, komposisi penjualan batubara ke pasar domestik mencapai 37% atau sebanyak 23,24 juta ton. Sementara, pasar India menyusul dengan bauran penjualan 29% atau sebanyak 17,64 juta ton. Adapun, Jepang menempati posisi ketiga dengan bauran penjualan sebanyak 11% atau sebesar 6,87 juta ton.

Dalam periode Januari hingga September 2017, penjualan batubara BUMI mencapai 62,61 juta ton. Tahun ini, manajemen memperkirakan produksi batubara akan relatif stabil di level 86 juta ton hingga 87 juta ton.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga dikabarkan sedang menyiapkan belanja modal atau capital expenditure antara US$ 50 juta hingga US$ 60 juta untuk tahun depan. Namun, besaran pengeluarannya juga masih menunggu persetujuan Kementerian ESDM untuk rencana produksi perusahaan sebesar 90 juta ton hingga 100 juta ton pada tahun 2018.

Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here