(Vibiznews – Commodity) – Harga cocoa di pasar komoditas New York ICE di akhir sesi perdagangan Rabu (14/11) yang ditutup pada Kamis pagi (15/11) retreat oleh profit taking pasar yang juga menerima sentimen laporan meningkatnya pengiriman kakao Pantai Gading dan Ghana.
Sebelumnya dilaporkan Pantai Gading bahwa petani mengirim 419.055 MT kakao ke pelabuhan dari 1 Oktober – 11 November, yang naik 46,5% dari waktu yang sama tahun lalu. Demikian juga Dewan Kakao Ghana mengatakan membeli 119,894 MT kakao dari petani 5 Okt-1 Nov, atau naik naik 20,3% y / y.
Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York turun $ 45 atau 2 persen di $ 2.210 per ton, setelah sebelumnya sudah anjlok ke $ 2.185, harga terendah sejak 25 Oktober. Demikian juga untuk harga kakao di bursa London alami penurunan 19 poundsterling atau 1,2 persen pada 1,619 pound per ton, setelah sebelumnya mencapai 1.604 pound per ton, yang merupakan posisi terendah sejak 19 Oktober.
Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan naik kembali oleh proyeksi pelemahan dollar AS namun di London tetap turun oleh penguatan poundsterling.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group Editor: Asido Situmorang



