Karena Dolar Pulih Harga Gula Jadi Turun Banyak

585

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula di pasar komoditas New York ICE di akhir sesi perdagangan hari Selasa (20/11) yang ditutup pada Rabu pagi (21/11) anjlok parah yang  turun ke level terendah 1-1 / 2 bulan  dan ajlok parahnya harga minyak mentah hingga 7 persen.

Tingginya dolar AS mendorong likuidasi panjang di sebagian besar pasar komoditas dan rendahnya harga minyak mentah melemahkan etanol karena  akan mendorong pabrik-pabrik gula Brasil untuk mengalihkan lebih banyak tebu untuk membuat gula, bukan etanol, sehingga meningkatkan pasokan gula.

Harga gula mentah akhir perdagangan bursa New York  ditutup turun 2,66% pada harga $ 12,46  per lb untuk kontrak berjangka Maret 2019. Demikian juga dengan harga gula putih kontrak Maret di bursa London  ditutup turun 1,69 persen  $ 0,87% atau  pada $338,10 per ton.

Terkait dengan pasokan global gula, pekan lalu  ISO (International Sugar Organization) memangkas perkiraan surplus gula untuk tahun 2018/19 menjadi 2,2 MMT (dari estimasi Agustus 6,7 MMT) dan perkiraan surplus gula global 2017/18 menjadi 7,3 MMT (dari perkiraan Agustus 8,6 MMT ).

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga gula diperkirakan turun kembali oleh proyeksi penguatan dollar AS.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here