(Vibiznews-Commodity) – Harga emas akhir sesi Asia hari Rabu (21/11) berusaha bangkit di tengah mood perdagangan safe haven oleh karena profit taking yang mulai menyerang dolar AS. Perdagangan emas anjlok sebelumnya oleh kekuatan dolar yang dipilih sebagai safe haven yang liquid.
Untuk perdagangan selanjutnya, posisi harga emas kembali akan terpangkas kembali oleh kuatnya penggerak sentimen pasar pada sesi Amerika yang akan ditunjukkan beberapa data makro ekonomi As seperti data durable goods order, existing home sales dan revisi sentimen konsumen UoM. Pasalnya semua data ini diperkirakan akan menunjukkan data yang mantap.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center harga emas sudah melampaui pivot dan berusaha naik terus menuju R1 dan jika tembus maka akan mendaki kembali hingga R3. Namun jika terkoreksi kembali, harga emas akan turun lagi ke posisi 1219.60 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1234.54 | 1231.62 | 1226.27 | 1222.51 | 1216.79 | 1213.68 | 1207.92 |
| Buy Avg | 1224.82 | Sell Avg | 1218.37 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



