(Vibiznews – Commodity) – Setelah 2 hari berturut harga minyak mentah bergerak positif dari posisi harga akhir pekan lalu di terendah dalam 13 bulan, diawal perdagangan sesi Asia hari Rabu (28/11) harga minyak mentah bergerak turun setelah dibuka lebih tinggi dari akhir perdagangan sebelumnya.
Harga terbebani oleh ketidakpastian atas perang dagang AS-China dan tanda-tanda peningkatan produksi minyak mentah global, tetapi kerugian dibatasi oleh ekspektasi bahwa eksportir minyak mentah akan setuju untuk memangkas produksi pada pertemuan OPEC mendatang.
Terpantau di pasar komoditas sesi Asia hari Rabu, harga minyak mentah berjangka jenis Brent yang merupakan harga patokan minyak dunia naik 0,33 persen menjadi $ 60,51 per barel sementara itu harga minyak mentah berjangka AS atau WTI alami kenaikan 0,43 persen pada $ 51,88.
Untuk perdagangan selanjutnya, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah dapat terkoreksi oleh sentimen diatas namun dapat bergerak naik kembali oleh sentimen laporan pasokan minyak AS yang akan dilaporkan malam ini.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group Editor: Jul Allens



