Serangan Roket di Irak Menambah Kenaikan Harga Minyak

599

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah di perdagangan sesi Asia hari Rabu (19/06)  bergerak lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya oleh laporan pasokan minyak mentah yang menurun pada periode pekan lalu menurut survey American Petroleum Institute.

Harga minyak mentah berjangka acuan internasional atau minyak Brent naik 23 sen atau 0,37 persen dari perdagangan sebelumnya ke posisi $62,27 per barel. Demikian juga harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di posisi $54,25 , yang naik 26 sen atau 0,48 persen dari perdagangan sebelumnya.

Inventaris minyak Amerika turun sebesar -0,812 juta selama pekan yang berakhir pada 14 Juni, setelah periode sebelumnya bertambah sebesar 4,450 juta barel. Untuk data   resmi pasokan minyak AS akan dilaporkan oleh  Energy Information Administration (EIA) malam nanti.

Selain sentimen laporan API,  harga minyak mentah juga mendapat dukungan dari kondisi geopolitik yang bertambah tegang di kawasan Timur Tengah. AS baru-baru ini mengirim 1.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah untuk menjaga keamanan dari Iran sementara  baru saja diberitakan  adanya roket yang ditembakkan ke sebuah perusahaan minyak asing di Irak.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI selanjutnya berpotensi terus alami penguatan oleh kedua sentimen diatas dengan bergerak ke posisi resisten 55.05 – 56.35. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan naik menemui posisi  support 52.20 – 51.70.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here