Harga Minyak Turun Karena Ditahannya Kapal Tanker Menuju Suriah

732

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah di akhir perdagangan sesi Amerika beberapa saat lalu Jumat (05/07) melemah, yang masih terbebani oleh data yang menunjukkan penurunan cadangan minyak mentah AS tidak seperti yang diharapkan dengan alasan kekhawatiran tentang ekonomi global.

Lihat: Laporan EIA Kurang Memuaskan Pasar

Harga minyak mentah berjangka acuan internasional atau minyak Brent untuk kontrak bulan Agustus turun 31 sen atau 0,49% pada $63,51 per barel. Perdagangan sebelumnya minyak Brent ditutup naik 2,3%. Demikian juga harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 51 sen atau 0,89% menjadi $56,83 per barel, sebelumnya harga minyak WTI ditutup naik 1,9%.

Pasar minyak dunia juga melemah oleh penahanan kapal tanker di Gibraltar oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang membawa minyak mentah menuju Suriah, karena ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat telah berkobar pasca serangan misterius terhadap tanker di Teluk Oman dalam beberapa bulan terakhir.

Persediaan AS turun kurang dari yang diharapkan karena kilang AS pekan lalu mengkonsumsi lebih sedikit minyak mentah dari minggu sebelumnya dan memproses minyak 2% lebih sedikit dari setahun lalu menurut laporan dari EIA. Itu menunjukkan permintaan minyak di Amerika Serikat, konsumen minyak mentah terbesar di dunia, bisa melambat di tengah tanda-tanda melemahnya ekonomi.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI akan turun terus ke posisi support 56.25 – 55.79. Namun jika bergerak tinggi akan mendaki ke posisi resisten 57.45 – 58.50.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here