(Vibiznews – Commodity) – Persediaan minyak sawit Malaysia turun di Bulan Oktober sehiingga harga minyak sawit naik ke tertinggi 22 bulan.
Persediaan minyak sawit Oktober turun 4.1% menjadi 2.3 juta ton, persediaan terendah tahun ini setelah di bulan Agustus 2.25 juta ton sesuai data pada hari Senin dari MPOB.
Turunnya persediaan membuat harga minyak sawit naik 33 ringgit atau 1.3% menjadi RM 2,606 (USD 629.77) per ton pada akhir sesi pagi hari Senin. Harga minyak sawit sempat naik ke 2,615 ton per ton pada awal perdagangan sempat naik ke tertinggi sejak Januari 2018.
Ekspor naik 16.4 % menjadi 1.6 juta ton, rebound dari 18.8% penurunan pada bulan September. Kenaikan ini terjadi karena ekspor minyak sawit ke Cina meningkat, minyak sawit sebagai substitusi dari minyak kedelai yang produksinya turun. Pembelian meningkat ke Cina karena sebagai persediaan untuk Tahun Baru Imlek.
Produksi Malaysia turun 1.80 juta ton di bulan Oktober, turun 8 % dari setahun lalu. Turunnya produksi karena cuaca kering dan kabut sehingga produktivitas turun.
Analisa tehnikal untuk minyak sawit support pertama di 2,501 ringgit dan berikut ke 2,391 ringgit sedangkan resistant pertama di 2,664 ringgit dan berikut ke 2,724 ringgit.
Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group
Editor : Asido



