(Vibiznews – Commodity) – Harga karet masih bergerak cukup tinggi mengawali perdagangan karet pekan ini yang terpantau di bursa komoditas berjangka internasional pada hari Senin (28/9/2020). Harga karet Tocom paling menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan hingga naik ke posisi tertinggi 3 pekan, dibandingkan dengan karet Sicom yang moderat.
Sentimen kuat yang masih menopang perdagangan karet global dari laporan Dewan eksportir karet internasional pekan lalu. Dewan yang beranggota Thailand, Indonesia dan Malaysia (ITRC) memperkirakan penurunan produksi karet alam untuk sisa tahun 2020, dan penurunan lebih lanjut hingga awal 2021.
Harga karet alami di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Januari 2021 akhir perdagangan sesi sore ditutup menguat 4,1 yen atau 2,18% ke posisi 192.5 yen per kg, tertinggi sejak 3 September. Sempat bergerak kuat ke posisi 193,8 setelah dibuka pada posisi 188,1.
Dukungan kuat bagi perdagangan karet Tocom awal sesi datang dari pergerakan lemah yen Jepang terhadap dolar AS, kemudian terkoreksi kembali oleh rebound yen dan juga penurunan harga minyak mentah. Lemahnya harga minyak dunia ini menjadi pembatas harga karet di Sicom dan juga SHFE.
Harga karet di bursa Singapura – Sicom, untuk kontrak yang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Februari 2021 ditutup menguat $0,1 atau 0,07% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 140,8. Untuk perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), harga karet kontrak bulan Januari 2021 berada di posisi 12675 yuan, yang kuat 115 yuan atau 0,9% dari posisi sebelumnya.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



